Senin, 15 Juli 2013

terimakasih takdir & sang waktu pt.2

Aku tersontak mendengar ucapannya sepersekian detik yang lalu.Seperti ada petir yang menyambarku,kini aku hanya bisa terdiam namun aku memberanikan diriku menatap matanya.Aku berusaha menemukan sosok penopangku pada cowo yang belakangan ini aku sebut annoying karna setiap kali bertemu dia kesialan selalu menimpaku.
Ku tatap matanya dalam-dalam,ternyata memang mata itu yang dulu selalu memberi sinar untuk hidupku,aku menurunkan sedikit pandanganku,hidungnya...hidung yang selalu aku tarik saat aku kesal dengannya.Pipi merah itu,pipi yang selalu kucubit setiap kali kita bertemu.Tangan ini,tangan yang selalu menghapus air mataku dulu.Dan bahu ini,bahu yang selalu jadi sandaranku ketika aku bersedih dan tak tau kemana harus mencari ketenangan.Tuhan,mungkinkah semua ini nyata?Benarkah kali ini tuhan menjawab doaku dan memerintahkan takdir mempertemukan aku dan dia lagi?
"siapa kamu?" Air mata kini mulai tak terbendung lagi,sedikit demi sedikit dia meluncur mulus dipipiku.Aku berusaha menghapusnya tapi tangannya menghalangi.
"biarkan air mata itu jatuh,aku yang akan selalu menghapusnya untuk kamu Ren"
Mendengar ucapannya itu petir seakan menyambarku lagi.Aku terdiam,jutaan memory kembali merasuk kedalam otakku.Masih terekam jelas dalam ingatanku,Hari itu aku dan dia bermain ditaman,dia mengajariku bermain sepeda,lebih tepatnya dia memaksaku untuk belajar sepeda.Dia yakin aku bisa dan dia memang benar aku bisa tapi sesaat kemudian aku terjatuh dia segera berlari kearahku dengan wajahnya yang panik.Aku menangis meratapi lututku yang berdarah dan dia dengan sigap mengambil sapu tangannya dan mengikatnya di lututku.Aku berusaha meredam tangisku tapi dia bilang 
"jangan tahan dia keluar,biarkan air mata itu jatuh,akan ada aku yang akan selalu menghapusnya untuk kamu".
Semua ini seperti dejavu untukku.Dan kini hatiku benar-benar yakin kamu adalah dia.
"jangan paksa otak kamu mengingat semuanya ren" Suaranya lagi-lagi-lagi dan lagi membuyarkan lamunanku.Aku tak sadar kalau dari tadi aku menatap matanya dengan air mata yang berlinang.
"Siapa kamu?kenapa kamu mirip dengannya?".Kali ini aku tak ingin jadi pecundang,hari ini juga aku harus tau siapa dia sebenarnya.Aku tak ingin menduga-duga lagi!semua sudah cukup!tak perlu esok untuk mengetahui siapa dia yang sebenarnya,detik ini juga dia sudah ada di depanku dan yang harus aku lakukan adalah mengetahui kebenarannya dari mulutnya langsung.
Dia menyambut pertanyaanku dengan pelukan.Pelukan hangat sama seperti yang pernah aku rasakan dulu.
"Kamu tau siapa aku Ren,you know me so well,very well.sekarang,apa kamu merasakan ketenangan seperti yang kamu rasakan dulu?" Ucapannya benar-benar meyakinkanku kalau dia adalah orang yang lima tahun ini aku cari.
"Kamu adit,kamu adit sirambut jabrik annoying yang selalu membuat aku tersenyum,yang selalu membuat aku bangun pagi sekalipun itu hari libur,kamu adit yang sering mengajakku ketaman bunga dan mengoncengku dengan sepeda milikmu hadiah ulang tahun dari ayahku.kamu aditku"
Tangiskupun pecah saat itu juga,aku tidak bisa lagi membendungnya.Air mataku,mereka benar-benar memaksa untuk keluar.Aku masih berada dalam pelukan hangatnya dan kini aku semakin erat memeluknya,aku tak ingin lagi berpisah darinya.Sesekali kurasakan dia mencium keningku,aku tau dia bersyukur karna takdir telah menemukan kami berdua kembali,begitupun dengan aku.Kali ini aku ingin berdamai dengan takdir&sang waktu.
"Aku kangen kamu Ren,aku gak nyangka kita bisa ketemu lagi disini dan dengan kejadian yang kayak gini."Adit kini membuka pembicaraan,dia mulai bisa menstabilkan dirinya.Tapi aku belum,aku masih sangat syok,aku semakin mengeratkan pelukanku.Sejak 5 tahun lalu aku benar-benar merindukan pelukan ini.Peluk hangat yang bisa dengan seketika menghilangkan segala kegelisahanku.Adit sejak dulu adalah malaikat pelindungku,malaikat penjagaku.
"Maaf dulu jika aku pergi tanpa pamit,aku benar-benar tidak tahu harus mencari kamu dimana saat itu,terlebih karna desakan mama dan papaku,maaf" 
Entah sudah berapa banyak bulir-bulir air mata yang sudah aku jatuhkan di baju adit.Aku sendiri tidak sadar sudah berapa lama kami dalam posisi seperti ini.saling berpelukan dan tak berniat untuk melepaskannya.
"Apa kamu marah padaku saat itu dit?" Aku kembali memberanikan diriku untuk menatap matanya.
"Jujur saja saat itu aku marah Ren,aku gelisah setiap malam.Aku selalu menunggumu kembali.Setiap hari sebelum berangkat ke kampus aku selalu meletakkan satu tangkai mawar di depan rumahmu,harapanku saat aku pulang,aku melihatnya tidak ada lagi di tempat lalu kembali kerumah dan melihatmu ada di sana dengan satu tangkai mawar yang tadi aku letakkan,tapi itu tak pernah terjadi Ren,berbulan-bulan bahakan bertahun tahun.Dalam amarahku padamu aku tetap mengharapkan kamu kembali Ren." Adit mengungkapkan semua kesedihannya saat aku tinggalkan dulu.Sesekali dia menghapus air mata yang ada di pelupuk matanya.Aku tau adit tidak mau terlihat lemah dihadapanku,Dia selalu ingin aku melihatnya sebagai pelindung&penjaga yang kuat untukku.
"Aku bisa ada disini karna Pro budi memintaku menemuimu,dokter budi malaikat untuk kita ren" Lanjutnya dengan senyum lalu memelukku lagi.
"Eiya ren,kamu ko sekarang bisa kurus sih?kemana pipi Renandha yasinta yang ngegemesin itu?Tapi kamu tetep ya jadi cerewet dan cengeng hahahahahaha" Ledeknya seraya menggelitik perutku.
Kini aku tau,sekuat apapun manusia menolak/mengulur takdirnya terjadi tapi sang wakut dan takdir akan terus bekerja sama untuk melakukan tugas mereka.Sang takdir akan selalu menjalakan apa yang sudah Tuhan perintahkan.
Dan kini aku senang karna sang waktu&takdir mempertemukan kami berdua kembali.Walau kami tak tau apa yang akan kami hadapi di depan nanti,tapi dengan cinta kami akan terus bersama.Tak perduli akan ada takdir baik/buruk yang akan kami temui di depan nanti.kami akan terus berusaha bertahan.
Dan perlu kalian tau,mulailah sebuah hubungan dengan persahabatan..........

                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

somemtime in life if you wanna do something good, you got a do something bad first

welcome in my blog♕