Rabu, 21 Agustus 2013

Aku rindu senyummu.

Saat semua yang telah pergi hanya dapat dikenang dari jauh.
Dulu,senyum itu untukku.
Senyum manis miliknya yang selalu terlihat sejuk dimataku,selalu membuat teduh siapapun yang melihatnya,termasuk aku.
Dulu,senyum itu yang menguatkanku.
Senyum manis dari malaikat tanpa sayap yang di kirimkan oleh tuhan untuk pelengkap hari-hariku.
Dulu,senyum itu semangatku.
Senyum manis yang selalu ada di setiap pagi dan malamku. Penyemangat dalam lelahku,pelangi setelah hujanku.
Aku teramat bahagia kalau si pemilik senyum itu ada disampingku.
Benar kata orang-orang yang telah merasakan cinta sebelum aku "kala kamu jatuh cinta hanya senyumnya yang ingin kamu lihat dalam keadaan apapun,walau dalam gelap sekalipun. Kamu benar-benar akan kecanduan untuk menikmati lengkungan manis di bibirnya itu" Dan,ya...... Aku benar-benar merasakannya. Aku jatuh cinta padanya,terlebih pada senyumannya.
Tapi,semua itu dulu.
Semua berakhir karna salahku. Karna kecerobohanku sehingga aku kehilangan semuanya.
Suatu hari,ku temui orang lain yang mempunyai senyum lebih manis dari yang ada di sampingku ini. Senyumnya sangat manis tapi memang berbeda dengan miliknya. Tak kutemui kesejukan dalam senyum itu. Aku mencoba menepis perasaanku ini,karna aku ingat telah ada dia yang bersamaku. Namun,semakin aku menolak perasaan ini semakin aku penasaran dan akhirnya aku terperosok dalam manisnya kubangan yang tercipta oleh perasaan ini. Sampai akhirnya aku mengacuhkan dia yang selama ini ada di dekatku. Aku tidak mencegah kepergiannya justru aku acuh dan sibuk menikmati manisnya senyum orang lain yang baru ku lihat ini,yang bahkan tidak aku ketahui namanya. Ku temui satu kenyataan. Bahwa,senyum ini sudah dimiliki orang lain. Aku lantas sadar dan segera berbalik mencari kembali dia. Tapi aku hanya bisa terdiam melihat pemilik senyum manisku itu pergi melangkah menjauh. Senyumnya semakin samar-samar-samar dan akhirnya tak terlihat dari pandanganku. Aku mencarinya,mencari,mencari dan mencari kemana perginya dia yang mempunyai senyum manis yang pernah aku miliki itu.
Lama mencari akhirnya aku menemuinya. Tapi,kini senyumnya bukan lagi untukku. Ada orang lain yang menggandeng hangat tangannya dan sedang menikmati senyumnya.
Ya,aku kehilangan malaikat tanpa sayapku. Aku kehilangan senyum manisnya dan aku kehilangan senyumku.
Andai saat itu aku tidak lengah. Mungkin dia tidak akan pergi.
Andai saat itu aku menjaga hati dan pandanganku mungkin hari-hariku akan tetap dihiasi dengan senyumnya.
Sesal ini selalu menjadi temanku saat rasa rindu ini hadir.
Sesal karna dulu sempat mengabaikannya.
Sesal karna dulu tak tulus menjaganya.
Sesal karna pernah dengan mudah membiarkannya pergi.
Sekarang,bisakah semua itu terulang?bisakah aku lagi yang memiliki senyumnya?bisakah dia kembali padaku?
Tuhan,aku butuh 3 kata "iya" dari-Mu untuk menjawab semua doa&harapanku.
Amin......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

somemtime in life if you wanna do something good, you got a do something bad first

welcome in my blog♕