Aku berandai-andai malam ini.
Malam ini aku tertidur lalu esok paginya aku berangkat kesekolah untuk bertemu kamu dan teman-temanku,juga untuk menimba ilmu.
Kita bertemu sebelum bel jam masuk sekolah berteriak,kita makan bersama saat jam istirahat dan saat bel pulang kembali berteriak aku telah melihat kamu berdiri di depan ruang kelasku.Kita berjalan menyusuri koridor sekolah melewati beberapa kelas,lalu sampai di tengah lapangan basket dan berjalan ke arah gerbang yang telah terbuka.
Kamu menciptakan suasana indah untuk kita ditengah banyaknya murid-murid lain yang berlalu-lalang dengan tujuan yang sama dengan kita,keluar dari sekolah dan melepaskan segala kepenatan.
Aku kembali berandai-andai kala kita berjalan bersampingan,kamu menggandeng mesra tanganku,sesekali kamu mengeluarkan lelucon lucu yang membuat tawaku bergema.sesekali juga kamu berkata mesra yang membuat aku tersipu dan menyimpulkan senyum di bibirku.
Beberapa orang ada yang pro dan ada yang kontra dengan hubungan kita,ada yang mecibir ada juga yang memuji,ada juga yang sesekali menggoda kita yang membuat kamu kadang tersipu malu lalu sedikit menarik tubuhku kedekatmu dan meletakkan tanganmu diatas rambutku dan memainkannya.
Kemudian,kita duduk berdua di warung kecil dekat sekolah yang biasanya menjadi tempat berkumpul kamu dan teman-temanmu.
Kamu mengeluarkan satu bungkus rokok dan korek gas dari tasmu,aku melirik sinis kearahmu dan berusaha mencegah kamu melakukan hal yang paling aku benci itu.Sering kali kita berdebat karna pendapat yang beda tentang rorok yang menjadi pacar keduamu itu.Kamu selalu akan mengalah saat sudah melihat aku memanyunkan bibirku,lalu kamu berjanji untuk tidak lagi melakukannya di depanku.
Teman-temanmu datang,mereka teman-teman dekatmu yang sudah menjelma menjadi teman-temanku juga sejak aku menjadi kekasihmu beberapa bulan yang lalu.
Sesekali kita bertatap mata dan tersenyum saat mereka meledek kita,kita hanya malu dan hanya berusaha membalas balik candaan mereka itu.
Saat hari semakin siang kamu mengantarku pulang,tapi sebelum mengantarku pulang kamu mengajakku untuk makan bersama,walau hanya di pinggir jalan sekalipun asal bersamamu itu adalah kebahagiaan sempurna untukku.Setelah perut terisi kita kembali membelah jalanan,ya memang jarak rumahku sangat jauh dari sekolah tapi kamu tetap rela mengantarku pulang demi untuk meyakinkan hatimu bahwa aku sampai dirumah dengan selamat.
Kala itu angin bertiup sangat kencang,rintik hujan juga sudah mulai turun,kamu mempercepat laju motormu agar kita tidak terguyur hujan tapi nyatanya turunnya hujan lebih cepat dari kita.Rumahku hampir dekat tapi kala itu juga hujan sudah sangat deras,aku memintamu untuk menepi dipinggir ruko yang juga sudah ditempati banyak pengguna motor untuk meneduh juga ,tapi kamu tidak mau menepi karna kamu tidak enak pada ayah dan ibuku apabila telat mengantarkanku pulang
Setibanya dirumahku,aku turun lalu kita berdua tertawa melihat keadaan kita masing-masing.melihat rambutmu dan rambutku,baju kita yang basah kuyup juga tas dan sepatu yang kita kenakan dibasahi oleh air.
kamu mengelus mesra rambutku,mengecup keningku lalu menyuruhku masuk dan kamu bergegas untuk pulang.tapi aku berusaha menahanmu aku tidak bisa membiarkanmu berjalan lagi ditengah derasnya hujan.
kamu menuruti ucapanku lalu ikut masuk kedalam denganku,kamu berganti pakaian dan memakai baju serta celana milik kakakku untuk sementara agar kesehatan kamu tetap terjaga.
Kita duduk diruang tamu bersama lalu ibu datang dengan membawakan 2 gelas teh untuk menghangatkan kembali tubuh kita.Teh kita sudah habis,kamu lalu mengambil gelas yang kupegang dan meletakannya di atas meja,kamu lalu menggenggam tanganku lalu berpindah ke pipi dan dahiku.badanku masih sangat dingin lalu kamu menggenggam erat jemariku yang dingin dengan tanganmu yang lebih hangat,lalu merapatkan sedikit posisi duduk kita,kamu memelukku dari belakang dan sedikit berbisik di telinganku dengan kata-kata yang sangat menyentuh dan membuatku hangat.
Hujan mulai reda,jam berputar ternyata lebih cepat,kamu pamit pulang setelah berhasil membuatku mengenang hari ini tentang kita berdua.
kamu mengambil tasmu dan memakai sepatumu,aku hanya berdiri di belakangmu sambil memegang handuk yang tadi kamu gunakan.Sebelum berjalan kearah motormu kamu melirik kearahku dan berjalan kearahku,tersenyum padaku ,memelukku dan mencium keningku,lalu berjalan kearah motormu dan bergegas pulang.
Aku masih memandangimu sampai kamu hilang dari tatapan mataku dan aku sangat bahagia hari ini.
Kemudian aku tersentak,aku tersadar dari lamunanku.
Yatuhan.......jadi semua cerita itu hanya impian yang kosong?khayalan yang tak akan jadi nyata?
Yatuhan.....bisakah kau jadikan mimpi dan khayalan itu ada dalam kehidupan nyataku?
huuuh,aku menghela nafas panjang,ternyata aku hanya bermimpi,aku hanya berandai-andai mendapatkan hal indahku itu bersama kamu.
dan sekarang,bisakah kamu mewujudkannya??
for:.............................................................
Malam ini aku tertidur lalu esok paginya aku berangkat kesekolah untuk bertemu kamu dan teman-temanku,juga untuk menimba ilmu.
Kita bertemu sebelum bel jam masuk sekolah berteriak,kita makan bersama saat jam istirahat dan saat bel pulang kembali berteriak aku telah melihat kamu berdiri di depan ruang kelasku.Kita berjalan menyusuri koridor sekolah melewati beberapa kelas,lalu sampai di tengah lapangan basket dan berjalan ke arah gerbang yang telah terbuka.
Kamu menciptakan suasana indah untuk kita ditengah banyaknya murid-murid lain yang berlalu-lalang dengan tujuan yang sama dengan kita,keluar dari sekolah dan melepaskan segala kepenatan.
Aku kembali berandai-andai kala kita berjalan bersampingan,kamu menggandeng mesra tanganku,sesekali kamu mengeluarkan lelucon lucu yang membuat tawaku bergema.sesekali juga kamu berkata mesra yang membuat aku tersipu dan menyimpulkan senyum di bibirku.
Beberapa orang ada yang pro dan ada yang kontra dengan hubungan kita,ada yang mecibir ada juga yang memuji,ada juga yang sesekali menggoda kita yang membuat kamu kadang tersipu malu lalu sedikit menarik tubuhku kedekatmu dan meletakkan tanganmu diatas rambutku dan memainkannya.
Kemudian,kita duduk berdua di warung kecil dekat sekolah yang biasanya menjadi tempat berkumpul kamu dan teman-temanmu.
Kamu mengeluarkan satu bungkus rokok dan korek gas dari tasmu,aku melirik sinis kearahmu dan berusaha mencegah kamu melakukan hal yang paling aku benci itu.Sering kali kita berdebat karna pendapat yang beda tentang rorok yang menjadi pacar keduamu itu.Kamu selalu akan mengalah saat sudah melihat aku memanyunkan bibirku,lalu kamu berjanji untuk tidak lagi melakukannya di depanku.
Teman-temanmu datang,mereka teman-teman dekatmu yang sudah menjelma menjadi teman-temanku juga sejak aku menjadi kekasihmu beberapa bulan yang lalu.
Sesekali kita bertatap mata dan tersenyum saat mereka meledek kita,kita hanya malu dan hanya berusaha membalas balik candaan mereka itu.
Saat hari semakin siang kamu mengantarku pulang,tapi sebelum mengantarku pulang kamu mengajakku untuk makan bersama,walau hanya di pinggir jalan sekalipun asal bersamamu itu adalah kebahagiaan sempurna untukku.Setelah perut terisi kita kembali membelah jalanan,ya memang jarak rumahku sangat jauh dari sekolah tapi kamu tetap rela mengantarku pulang demi untuk meyakinkan hatimu bahwa aku sampai dirumah dengan selamat.
Kala itu angin bertiup sangat kencang,rintik hujan juga sudah mulai turun,kamu mempercepat laju motormu agar kita tidak terguyur hujan tapi nyatanya turunnya hujan lebih cepat dari kita.Rumahku hampir dekat tapi kala itu juga hujan sudah sangat deras,aku memintamu untuk menepi dipinggir ruko yang juga sudah ditempati banyak pengguna motor untuk meneduh juga ,tapi kamu tidak mau menepi karna kamu tidak enak pada ayah dan ibuku apabila telat mengantarkanku pulang
Setibanya dirumahku,aku turun lalu kita berdua tertawa melihat keadaan kita masing-masing.melihat rambutmu dan rambutku,baju kita yang basah kuyup juga tas dan sepatu yang kita kenakan dibasahi oleh air.
kamu mengelus mesra rambutku,mengecup keningku lalu menyuruhku masuk dan kamu bergegas untuk pulang.tapi aku berusaha menahanmu aku tidak bisa membiarkanmu berjalan lagi ditengah derasnya hujan.
kamu menuruti ucapanku lalu ikut masuk kedalam denganku,kamu berganti pakaian dan memakai baju serta celana milik kakakku untuk sementara agar kesehatan kamu tetap terjaga.
Kita duduk diruang tamu bersama lalu ibu datang dengan membawakan 2 gelas teh untuk menghangatkan kembali tubuh kita.Teh kita sudah habis,kamu lalu mengambil gelas yang kupegang dan meletakannya di atas meja,kamu lalu menggenggam tanganku lalu berpindah ke pipi dan dahiku.badanku masih sangat dingin lalu kamu menggenggam erat jemariku yang dingin dengan tanganmu yang lebih hangat,lalu merapatkan sedikit posisi duduk kita,kamu memelukku dari belakang dan sedikit berbisik di telinganku dengan kata-kata yang sangat menyentuh dan membuatku hangat.
Hujan mulai reda,jam berputar ternyata lebih cepat,kamu pamit pulang setelah berhasil membuatku mengenang hari ini tentang kita berdua.
kamu mengambil tasmu dan memakai sepatumu,aku hanya berdiri di belakangmu sambil memegang handuk yang tadi kamu gunakan.Sebelum berjalan kearah motormu kamu melirik kearahku dan berjalan kearahku,tersenyum padaku ,memelukku dan mencium keningku,lalu berjalan kearah motormu dan bergegas pulang.
Aku masih memandangimu sampai kamu hilang dari tatapan mataku dan aku sangat bahagia hari ini.
Kemudian aku tersentak,aku tersadar dari lamunanku.
Yatuhan.......jadi semua cerita itu hanya impian yang kosong?khayalan yang tak akan jadi nyata?
Yatuhan.....bisakah kau jadikan mimpi dan khayalan itu ada dalam kehidupan nyataku?
huuuh,aku menghela nafas panjang,ternyata aku hanya bermimpi,aku hanya berandai-andai mendapatkan hal indahku itu bersama kamu.
dan sekarang,bisakah kamu mewujudkannya??
for:.............................................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar